Sunday, June 20, 2010

Interview Visa di Kedutaan Besar Amerika Serikat


Sebenarnya udah lama aku pengen nulis tentang pengalaman ini diblog, tapi karena akunku bermasalah dan kesibukan sehari-hari akhirnya baru sekarang bisa nulis tentang pengalamanku interview visa di kedutaan besar Amerika Serikat.

Pagi itu, tanggal 7 Juni 2010. Aku dan teman2 lain: Yoan, Eni, Bonar, Boogie, Cici, Hady, Sapto, dll. (gak bisa disebut satu2...hehehe) bersiap-siap untuk interview visa di kedutaan Amerika Serikat. Untuk itu kami pergi lebih awal, jam 7 kami udah ngumpul di lobi hotel dan bergegas menuju ke kantor AMINEF. Sesampainya di sana, Ibu Adeline yang dikenal sangat ramah memberikan pengarahan-pengarahan mengenai interview visa. Agak deg-degan juga sih...karena ternyata bisa ada kemungkinan di tolak untuk alasan yang tidak wajar. Semoga aku gak termasuk, dan yang buat aku agak khawatir juga mengenai masalah passportku yang memang sejak awal bermasalah. Yah...namaku memang hanya 1 kata "MUTHI'AH", tapi saat pembuatan passport, pengurus di kantor imigrasi itu ngotot nambahin famili name dibelakang namaku. walhasil, namaku berubah jadi 2 kata.

Setelah dapat pengarahan sekitar 30 menit, kami diminta untuk bergegas ke kedutaan besar Amerika Serikat agar tidak terlambat. Tapi sebelum itu, kami sempatin foto2 bareng 1 anak lulusan S1 yangberhasil dapat lolos interview buat ngambil S3...hebat banget yah....S2-nya dilompatin gitu aja...ckckckck...salut aku!


Yang lain udah dapat taksi...tinggallah aku, Cici, Boogie dan Sapto yang gak dapat taksi. Dan akhirnya kami jalan beberapa ratus meter untuk mencari taksi...dan sialnya, gak ada satu taksipun yang berhenti...alhasil kami memilih untuk naik bajaj...4 orang satu bajaj, kebayang kan sempitnya kayak apa...hehehe :)
Sampai di depan kedutaan jam 8.30...wah agak deg-degan liat petugas2nya...kok sangar2 yah. akhirnya setelah antri beberapa menit....kami dibiarkan masuk ke dalam. Aku kaget bukan main....ternyata antriannya udah panjaaaaa...ng banget, udah kaya' kereta api deh. Yah...nasib dapat antrian paling belakang. Rasanya saat itu waktu berjalan sangaaat lambat...mana panas...sesak...dan kami harus berdiri untuk antri. Gak terasa jam udah nunjukin pukul 2 siang...akhirnya giliran kami untuk nyerahin berkas ke loketnya.Waktu nyerain confimation page gak ada masalah...Alhamdulillah barcodenya terbaca. Tapi seperti yang telah kuperkiraan sebelumnya, yang dipermasalahkan malah nama yang tertera dipassportku. Alhasil ada yang dicoret sama petugasnya. Setelah itu petugasnya ngasih nomor urut buat wawancara.
Akhirnya kamipun masuk ke ruang interview...yah...lumayanlah...dingin! setidaknya gak seperti tadi yang panas membakar...hehehe

Pertama-tama petugasnya manggil kita sesuai dengan nomor urut group...dan diminta untuk melakukan pemeriksaan sidik jari. Setelah itu diminta duduk kembali untuk menunggu giliran wawancara. Setelah beberapa lama, akhirnya giliran group kami dipanggil untuk wawancara. Interviewernya saat itu cewek, masih muda...dan gak kelihatan seperti bule. Tiba giliranku untuk wawancara...awalnya semua baik2 saja. tapi tiba2 dia memperhatikan namaku dan agak bingung. Akhirnya yang aku gak harapkan pun terjadi...aku diberikan kertas kuning, yang artinya aku kena CLEARENCE...dan itu disebabkan karena namaku yang tertera di passport. Sempat agak khawatir...tapi Mba Adel berhasil menenangkan...dengan mengatakan bahwa itu biasa terjadi...visa tetap keluar tapi cuma masalah waktu aja.
Semoga aja gak begitu lama...Amiin...

1 komentar:

Anonymous said...

wah, kena clearance ya? jd gmn Thya? visanya dah keluar skrg? expected travel date-mu kapan?

Post a Comment